CONGAU

Login
Nasional

Do'a Bersama untuk Jurnalis Yang Hilang

Author: nd
Tanggal: 11 September 2026
Update: 2 jam yang lalu
Reading time: 1 menit baca
Share
Do'a Bersama untuk Jurnalis Yang Hilang

Foto 5 Jurnalis di atas kapal sebelum kehilangan kontak

Congau. Net. Malam ini, Jum'at(11/9) sejumlah komunitas dan elemen masyarakat pada berbagai daerah di Indonesia menggelar do'a bersama untuk keselamatan 5 orang jurnalis dan 3 awak kapal yang putus kontak dan belum diketahui nasibnya sejak Senin(7/9).

Dari informasi yang berhasil dihimpun Congau. Net, kegiatan yang dilaksanakan berbagai komunitas dan elemen masyarakat ini pada umumnya berupa doa bersama, lantunan ayat-ayat suci dan berbagai bentuk solidaritas lainnya, namun bukan shalat ghaib.

Di antara doa bersama di berbagai daerah tersebut, terdiri dari:

1. Puluhan jurnalis berkumpul di Alun-Alun Kabupaten Bogor, Jawa Barat, guna menyalakan lilin dan memanjatkan doa bersama demi keselamatan 5 rekan mereka beserta 3 awak kapal yang ditumpanginya.

2. Ikatan Pers di Sumatera Barat dan Jambi serentak malam ini mengadakan acara doa bersama agar ada keajaiban dan titik terang untuk 5 orang rekan sesama wartawan dengan mereka dan 3 awak kapal yang ditumpanginya.

3. Organisasi Pers di Aceh turut pula melakukan acara doa bersama agar rombongan ini segera ditemukan.

Rombongan ini dilaporkan hilang kontak sejak Senin, 7 September 2026, setelah mereka berangkat dengan mempergunakan speedboat dari Pantai Carita guna meliput aktivitas erupsi Anak Gunung Krakatau.

Kelima jurnalis ini terdiri dari M. Bagus Khairunnas(Wartawan Foto LKBN Antara), Ari Basuki(Wartawan Foto Merdeka. Com), Yudistiro Pranoto(Wartawan Foto INews), Firman Daus(Jurnalis Anadolu Agency) dan Donal(Jurnalis Freelance).

Sedangkan 3 awak kapal terdiri dari; Warta(Kapten Kapal), Surakman(ABK) dan Heriyanto(Pemandu).

Hingga hari keempat, Jum'at ini, pencarian yang melibatkan tim operasi gabungan yang terdiri dari TNI-AL dan Basarnas terus berusaha keras tanpa kenal lelah melakukan pencarian hingga ke radius perairan Selat Sunda diperluas.

Dalam pencarian ini, tim operasi belum berhasil menemukan rombongan tersebut.

Tim sempat menemukan rompi pelampung(life jacket) di arah Barat Pantai Anyer, namun belum bisa menunjukkan identitas siapapun.(nd).

Tags
Comments

Belum ada komentar yang disetujui.

Komentar akan tampil setelah disetujui admin.